Pembangunan infrastruktur di China telah menjadi sorotan dunia dalam beberapa tahun terakhir. Model yang diterapkan oleh negara tersebut dianggap sebagai contoh yang baik untuk meningkatkan daya saing Indonesia. Sejumlah proyek megah seperti jaringan kereta cepat dan pembangunan bandara internasional telah berhasil mengubah wajah China menjadi negara maju.
Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, China telah berhasil menciptakan infrastruktur yang memadai untuk mendukung pertumbuhan ekonomi mereka. “Kita bisa belajar banyak dari China dalam hal pembangunan infrastruktur. Mereka memiliki visi jangka panjang dan kemampuan untuk melaksanakannya dengan cepat dan efisien,” ujar Basuki.
Salah satu kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur di China adalah adanya kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Hal ini juga diamini oleh Direktur Eksekutif Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Rainer Heufers. Menurutnya, kerja sama antar sektor sangat penting untuk menciptakan infrastruktur yang berkualitas.
Sementara itu, Ahli Ekonomi dari Universitas Indonesia, Prof. Rhenald Kasali, menekankan pentingnya pemerintah untuk memiliki visi jangka panjang dalam pembangunan infrastruktur. “China telah berhasil karena pemerintah mereka memiliki visi yang jelas dan mampu mengimplementasikannya dengan baik. Indonesia perlu belajar untuk memiliki visi yang sama,” kata Prof. Rhenald.
Dengan mengadopsi model pembangunan infrastruktur di China, Indonesia diharapkan mampu meningkatkan daya saingnya di tingkat global. Pembangunan infrastruktur yang memadai akan membuka peluang investasi baru dan meningkatkan konektivitas antar wilayah. Semoga Indonesia dapat belajar dari pengalaman China dan mewujudkan impian untuk menjadi negara maju melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas.